Hari Hak Asasi Manusia : Kesetaraan Kelangsungan Hidup bagi Anak ADHA

Posted by: Muhammad Fadhli | 10 December 2021 | 200 kali dibaca | Rating: 246

Setiap tanggal 10 Desember, kita selalu memperingati hari Hak Asasi Manusia yang dimana semua manusia mempunyai hak yang sama dalam menentukan pilihan hidupnya baik pada aspek  hukum, Pendidikan, kesehatan maupun aspek-aspek lainnya. Tidak ada perbedaan pandangan karena manusia pada hakikatnya mempunyai nilai yang sama terutama dalam memperoleh keadilan. Hari HAM sendiri lahir pada saat bertepatan dengan diadposinya Universal Declaration of Human Right ( UDHR) oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 10 Desember 1948 silam. Hingga saat ini, UDHR menjadi pernyataan global pertama terkait hak asasi manusia. UDHR juga menjadi salah satu pencapaian besar PBB.

Namun landasan hukum tak seindah dengan realita yang terjadi, terutama kepada orang yang berbeda dengan orang normal pada umumnya. Seperti halnya pada Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) yang dimana mereka seringkali mendapatkan perlakuan yang tak sama dengan orang normal lainnya.

Anak dengan AIDS perlu juga perlindungan dan mereka mempunyai masa depan yang sama seperti anak-anak pada umumnya. Seperti halnya SAL yang menjadi bagian dari ADHA. Anak cantik tersebut berasal dari Papua yang mempunyai mimpi besar untuk menjadi seorang penyanyi. Namun keterbatasan yang dimilki karena anak tersebut mengalami penularan AIDS dari turunannya menjadikan beliau belum bisa diterima dengan anak-anak normal lainnya. Namun semangat SAL menjadi penyanyi akan terus diraih. Karena semua manusia yang lahir di muka bumi mempunyai mimpi masing-masing untuk diraihnya.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share: