Kolaborasi Diferensia Foundation dan Dinas Kesehatan Jawa Barat dalam Pemberdayaan Kesehatan Anak

Posted by: Muhammad Fadhli | 29 October 2021 | 147 kali dibaca | Rating: 157

 

Kesehatan anak merupakan dasar dalam mengetahui aspek dalam siklus perkembangannya. Jika di usia anak tidak dipantau maka akan berdampak pada imunitas anak di masa depannya. Selain itu, Kesehatan anak tidak bisa disamakan dengan Kesehatan di usia dewasa dikarenakan sistem imunitas yang dimiliki cukup berbeda. Maka dari itu, Kesehatan anak merupakan tanggung jawab Bersama terutama pada pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pola asuh kepada anak.

 

Begitu kompleksitas yang terjadi pada Kesehatan anak, diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak dalam Bersama-sama untuk mencegah penyakit-penyakit penyerta yang terjadi pada anak baik antar ogranisasi maupun dengan pemerintah sebagai pemangku kebijakan. Melihat dari itu, Diferensia Foundation turut berkolaborasi dalam wadah Filantropi Kesehatan Indonesia Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Turut hadir dari beberapa elemen organisasi filantropi yang ada di Jawa Barat seperti BAZNAS Jawa Barat, Komunitas Jabar Bergerak, Yayasan Insan Bumi Mandiri, Yayasan Harapan Amal Mulia, Forum Zakat dan Platform Digital Crowdfunding Raihmimpi.id. selain itu, turut hadir Team Leader Filantropi Kesehatan PKMK FK KMK UGM, dr. Jodi Visnu sekaligus memaparkan potensi Kerjasama pemerintah-swasta terkait pendanaan Kesehatan yang perlu menyoroti asas trust, partneship, good governance dan sustainability. Selain itu, menurut dr. Jodi perlunya prinsip kolaborasi dalam melakukan implementasi dengan Bersama-sama mempunyai tujuan mencapai derajat kesembuhan pada pasien.

 

Sebagai Langkah positif terutama dalam implementasi Pemberdayaan Kesehatan Anak khususnya di wilayah Jawa Barat, Diferensia Foundation menyambut baik dalam kolaborasi tersebut. Harapannya misi dengan tujuan yang sama untuk menyehatkan Indonesia terutama pada sektor anak dalam menjaga masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

 

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share: