Yuk Ketahui Cara Perawatan Isolasi Mandiri COVID 19 di Rumah.

Posted by: Muhammad Fadhli | 17 July 2021 | 36 kali dibaca | Rating: 37

Sebagian orang terinfeksi COVID 19 banyak yang belum mengetahui apa saja kegiatan yang dilakukan di rumah selama Isolasi mandiri. Mengingat pada masa Isolasi Mandiri seringkali kebingungan bagaimana cara merawat diri Ketika sedang Isolasi Mandiri COVID 19 di dalam Rumah.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan yang release pada 6 Juli 2021 yang memberikan tips atau tata cara perawatan Pasien COVID 19 selama menjalani Isolasi Mnadiri di dalam rumah adalah sebagai berikut :

  1. Ikuti Instruksi tenaga Kesehatan terkait obat-obatan harus diikuti dengan ketat selama mengalami COVID 19
  2. Jika mengalami demam, nyeri otot, atau sakit kepala, minum parasetamol. Minta petunjuk tenaga Kesehatan terkait dosisnya. Dosis orang dewasa biasanya satu atau dua tablet 500mg  atau satu tablet 650mg. maksimal 4 kali dalam 24 jam. Selalu beri jarak antardosis minimal 4 jam. Untuk usia dibawah 18 tahun atau berat badan dibawah 50 kg, konsultasikan dengan tenaga Kesehatan tentang dosis maksimum. Jika demam tetap berlanjut, tempelkan kain basah dingin di dahi.
  3. Jika kadar oksigen 90 % atau lebih, terapi dibawah 94% hubungi tenaga Kesehatan atau minta perawatan di RS. Tenaga Kesehatan mungkin memberikan resep steroid. Jika demikian ikuti instruksinya dengan ketat, jangan melakukan pengobatan sendiri.
  4. Jika kadar oksigen di bawah 90%, Anda mengalami COVID 19 berat. Hubungi penyedia pelayanan Kesehatan atau minta segera dirawat di RS. Gunakan oksigen dan minum steroid sesuai anjuran tenaga Kesehatan jika tidak bisa segera di rawat di RS
  5. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan antibiotic. Dikarenakan COVID 19 disebabkan oleh virus, antibiotic tidak berdampak pada virus
  6. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan steroid. Penggunaan berlebih steroid dapat berdampak serius dan mengancam nyawa, termasuk mukormikosis ( Jamur Hitam)
  7. Jangan melakukan pengobatan sendiri dengan obat lain tanpa anjuran dari tenaga Kesehatan
  8. WHO tidak merekomendasikan penggunaan hidroksiklorokuin, lopinavir/ritonavir

Selain anjuran dari Kementerian Kesehatan dari segi perawatan medis, adapun perawatan non medis yang harus di perhatikan untuk meningkatkan imun kita seperti tidak terlalu panik, Kelola stress dengan baik sehingga tidak banyak pikiran yang bermunculan dan berdampak pada kondisi Kesehatan pasien tersebut dan tetap berjemur dan aktivitas fisik selama menjalani isolasi di dalam rumah. Selain itu meningkatkan ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi aspek dukungan spiritual dalam meningkatkan imun sehingga kita percaya Tuhan selalu bersama kita dalam kondisi apapun. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktivitas seperti semula.  

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


Berita Terbaru

Manfaat Bermain Bulu Tangkis bagi Kesehatan

by: Muhammad Fadhli | 02 August 2021

Melakukan Test Swab Secara Mandiri ? Ini Resikonya.

by: Muhammad Fadhli | 02 August 2021